Badan Gizi Nasional Pastikan Penyaluran Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Wilayah Banjir Aceh

Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah: BGN Beri Klarifikasi
Implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan tak sesaui dengan laporan Badan Gizi Nasional (BGN)/net.

Faktapadang.id, NASIONAL – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa pemenuhan gizi masyarakat tetap menjadi prioritas utama meski wilayah Sumatra dan Aceh tengah dilanda bencana alam. Berdasarkan laporan pada 28 Desember 2025, program bantuan pangan terus berjalan guna menjaga kesehatan warga terdampak.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dijalankan secara konsisten untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan pangan berkualitas. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), jutaan porsi makanan telah disalurkan sebagai bentuk nyata kepedulian negara terhadap situasi krisis di lapangan.

Meskipun sempat ada jeda operasional untuk menghormati hari besar dan peringatan tsunami, kini distribusi kembali digencarkan. Petugas di lapangan menerapkan sistem jemput bola agar bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan di pelosok daerah.

Distribusi Makan Bergizi Gratis di Tengah Cuaca Ekstrem

Kondisi cuaca yang ekstrem tidak menyurutkan langkah tim untuk menjangkau daerah-daerah di Aceh Timur hingga Aceh Tengah. Penyaluran makanan dilakukan secara intensif melalui posko pengungsian untuk memastikan bantuan tersebut sampai tepat sasaran kepada masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis ini dirancang secara adaptif untuk menghadapi situasi krisis yang tidak menentu. Kehadiran negara melalui penyaluran makanan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini kehilangan akses pangan akibat musibah banjir.

Berikut adalah beberapa poin utama terkait penyaluran bantuan pangan oleh Badan Gizi Nasional:

  • Penyaluran menjangkau wilayah terdampak banjir di Aceh Timur dan Aceh Tengah.

  • Distribusi makanan dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

  • Sistem jemput bola diterapkan untuk menyisir korban banjir di posko pengungsian.

  • Fokus utama bantuan adalah asupan gizi anak-anak dan warga selama masa tanggap darurat.

BGN berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan agar standar gizi tetap terjaga. Harapannya, langkah ini dapat mencegah penurunan kondisi kesehatan warga selama berada di tempat pengungsian. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan demi kelancaran operasional di daerah bencana.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *