Banjir Melanda Jawa Tengah: Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM dan LPG di Jepara-Kudus-Pati

Bantuan Kemanusiaan: Tembus Lokasi Terisolasi via Laut & Udara
Pertamina Indonesia/(foto:ilustrasi/fakta)

Faktapadang.id, NASIONAL – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jawa Tengah memicu banjir di beberapa titik vital. Meski demikian, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat memberikan jaminan bahwa pasokan energi untuk wilayah Jepara, Kudus, dan Pati tetap terkendali meskipun jalur distribusi utama terendam air.

Dilansir pada Minggu (18/1/2026), Pertamina memastikan rantai suplai tidak terputus melalui serangkaian strategi darurat untuk mengatasi hambatan logistik di lapangan.

Strategi Distribusi: Pengiriman Dini Hari dan Jalur Alternatif

Menghadapi jalur suplai yang terhambat di daerah Trengguli hingga lintas Kudus-Juwono, Pertamina menerapkan pola pengiriman dini hari. Langkah ini diambil secara strategis untuk:

  • Menghindari kemacetan parah yang terjadi akibat genangan air di jalan raya.

  • Memastikan keselamatan mobil tangki agar bisa mencapai titik tujuan tepat waktu.

  • Optimasi Jalur: Penggunaan rute alternatif melalui Grobogan-Mranggen menjadi solusi utama untuk menjaga aliran stok energi ke SPBU dan agen tetap berjalan lancar.

Penambahan Stok LPG dan Keamanan SPBU

Guna mencegah kelangkaan yang sering terjadi saat bencana, Pertamina menambah puluhan ribu tabung LPG 3 kg khusus di wilayah terdampak banjir. Langkah antisipasi ini diharapkan dapat memenuhi lonjakan kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi darurat.

Di sisi lain, aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam layanan ritel. Berikut adalah poin-poin penting terkait operasional SPBU:

  1. Penghentian Sementara: Beberapa SPBU yang terendam air dihentikan operasionalnya demi mencegah kerusakan kendaraan konsumen dan alasan keamanan kelistrikan.

  2. Peralihan Layanan: Konsumen diarahkan ke SPBU terdekat yang tidak terdampak banjir.

  3. Uji Kualitas: Sebelum kembali beroperasi, Pertamina melakukan pemeriksaan ketat terhadap tangki pendam dan kualitas produk untuk memastikan tidak ada air yang tercampur ke dalam bahan bakar.

Pertamina terus melakukan monitoring secara real-time melalui Command Center untuk memastikan masyarakat Jawa Tengah tetap mendapatkan akses energi yang mudah dan aman di tengah cuaca ekstrem.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *