Hukum  

Presiden Haidar Alwi Institute Sebut Lonjakan Kepercayaan Publik Hasil Kerja Keras Kapolri

Polemik Perpol 25/2025: Haidar Alwi Soroti Kesalahan KRP
Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi/Dokpri.

Faktapadang.id — Rapor hijau performa aparat penegak hukum di pertengahan tahun ini menjadi sorotan positif bagi jalannya reformasi birokrasi nasional. Hasil draf Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan secara komprehensif pada periode 9–18 April 2026 menunjukkan tren peningkatan optimisme masyarakat yang sangat signifikan terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Riset berkala yang melibatkan 1.200 responden melalui metode wawancara tatap muka secara acak di 38 provinsi tersebut mencatat rekor baru: sebanyak 82,4 persen masyarakat meyakini performa kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang. Angka indeks kepuasan makro ini melonjak tajam jika dibandingkan dengan data tahun 2025 yang sempat tertahan di level 76,2 persen.

Selain melesatnya tingkat kepercayaan publik, draf laporan Litbang Kompas juga mendokumentasikan kenaikan citra kelembagaan Korps Cokelat menjadi 71,5 persen.

Di sisi lain, indeks profesionalitas pelayanan operasional merangkak naik dari skor 7,76 menjadi 8,37, yang diperkuat oleh pengakuan 80 persen responden bahwa fasilitas fisik ruang pelayanan di kantor-kantor kepolisian kini dirasakan semakin nyaman, bersih, dan memanusiakan warga.

Menanggapi pencapaian gemilang tersebut, Pendiri sekaligus Presiden Haidar Alwi Institute (HAI) dan Haidar Alwi Care (HAC), Ir. R. Haidar Alwi, M.T., menyebut capaian kuantitatif ini sebagai kado terindah dan hadiah paling berharga bagi institusi Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara.

“Hasil draf survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat keyakinan publik terhadap Polri hingga menembus angka 82,4 persen merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi kita semua. Modal kepercayaan dari masyarakat sipil ini adalah aset terbesar bagi institusi penegak hukum untuk terus mengakselerasi kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Ir. R. Haidar Alwi dalam rilis tertulisnya, Senin (29/6/2026).

Apresiasi Kepemimpinan Presisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Haidar Alwi yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB (IKA ITB) menilai, potret survei nasional ini menjadi bukti empiris bahwa draf transformasi struktural, instrumental, dan kultural yang dijalankan Mabes Polri bergerak di koridor yang tepat. Reformasi pelayanan publik digital, peningkatan kapasitas kompetensi personel di lapangan, serta penguatan budaya kerja yang humanis kini terbukti bukan sekadar slogan, melainkan sudah dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas.

Secara khusus, Haidar melayangkan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas ketegasan garis komandonya selama memimpin. Di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit, Polri dinilai bertransformasi menjadi institusi yang kian modern, profesional, humanis, serta sangat adaptif dalam memitigasi berbagai tantangan kamtibmas era digital.

  • Pilar Utama Keberhasilan: Penegakan kode etik yang tegas dan pembersihan oknum internal tanpa tebang pilih.

  • Modernisasi Fasilitas: Revitalisasi ruang administrasi pelayanan di tingkat Polres hingga Polsek yang kian inklusif.

  • Akselerasi Program: Keberhasilan jajaran kepolisian dalam mengawal berbagai draf agenda strategis nasional pemerintah.

Haidar Alwi berharap momentum Hari Bhayangkara pertengahan tahun ini dapat dijadikan daya dorong (leverage) bagi seluruh personel kepolisian dari tingkat pimpinan tinggi hingga bhabinkamtibmas di pelosok desa untuk terus berbenah diri. Konsistensi dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan (equal justice under law) serta menjaga stabilitas keamanan dalam negeri merupakan fondasi mutlak untuk menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

*(Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *